.

.

Kalau Memang Bakat itu Ada

Saya bisa banyak hal.

Sebelum saya lanjutkan ocehan kali ini, mohon pahami bahwa saya tidak sedang menyombong. Bisa bukan berarti mahir. Saya sekadar dapat melakukannya saja. Ini dikarenakan saya mudah tertarik pada hal baru dan tidak pernah segan-segan mencoba -saya juga mudah sekali bosan setelahnya.

Saya bisa memasak berbagai varian spaghetti, kue kering, puding, serta kue pai. Saya juga bisa menulis: novel, skenario, esai. Saya bisa menggambar, membuat komik, mengarang cerita, mendesain ruang, menyutradarai operet dan film pendek, membuat berbagai bentuk jepit bayi, dan banyak lagi. Sekali lagi, bukan berarti saya mahir, bahkan tidak satu pun dari kemampuan yang disebutkan itu dapat disebut bakat.

Bakat barangkali hanya dimiliki oleh Pavlova, Shakespeare, Urasawa, Burton, atau Mozart, jika memang bakat itu ada. Saya pribadi sudah sejak lama tidak memercayai keberadaan bakat. Bakat kerap dijadikan dalih, terutama oleh mereka yang gagal mencapai sesuatu. Banyak orang menyerah atas nama (tidak) berbakat, mundur secara mengherankan setelah menjelek-jelekkan diri sendiri.

Pavlova melegenda pastinya bukan karena bakat, melainkan latihan yang keras secara terus menerus dalam waktu yang lama -disebut juga sebagai usaha atau kerja keras. Tentu sama halnya dengan nama-nama terkenal yang saya sebutkan tadi. Tidak ada manusia yang terlahir mahir memainkan musik atau berpuisi atau menggambar. Semua melalui proses panjang.

Atau barangkali yang dimaksud dengan bakat adalah kerja keras. Jika memang begitu, jawaban saya untuk pertanyaan MEME kali ini adalah tidak ada. Saya tidak punya satu kebisaan yang diiringi dengan kerja keras setimpal usaha Pavlova.


*note: this post is part of 30 Days of MEME

1 comment:

  1. Hai Kak Windry..
    Setuju kak, menurutku segala hal yang ada di dunia ini bisa dipelajari.
    Bakat mungkin berperan, tapi kalo bakat tidak diasah apa bedanya dengan pisau tumpul?
    Kenyataannya banyak orang berhasil karena kemauan dan ketekunannya untuk bisa. :-)

    Salam kenal kak,
    Aku masih perlu banyak belajar dari kakak..
    Kalo nda keberatan, monggo mampir ke radarliliput.blogspot.com
    Akan senang sekali, apalagi sampai kakak bersedia berbagi ilmu denganku..
    Makasih kak, :-)

    ReplyDelete