.

.

Tiga Belas atau Tigabelas?

Pertanyaan di atas, yang kerap dilontarkan oleh orang yang tidak punya buku panduan EYD dan KBBI, kali ini berasal dari saya.

Di buku panduan EYD, tiga belas dituliskan secara terpisah, yakni seperti ini: tiga belas. Selama ini saya memakai aturan main tersebut dan baru terusik saat membaca Bilangan Fu. Ayu Utami menuliskan tiga belas dengan cara seperti ini: tigabelas. Tidak hanya itu. ia juga menuliskan orang tua sebagai orangtua, mata air sebagai mataair, dan seterusnya. Saya bukan fans Ayu Utami tapi hal ini menarik.

Tigabelas bisa jadi muncul karena derivasi atau pembandingan bahasa asing (thirteen), seperti fourteen (bukan four teen), walau saya tidak tahu mengapa kita harus terkena konteks bahasa asing itu dalam hal ini.

Lain hal dengan orangtua. Saya lupa konteks kalimat di buku Ayu saat penulisan orangtua keluar, tetapi beberapa orang memang menekankan perbedaan antara orangtua = parent dengan orang tua = old man. Ini menarik dan mungkin bisa sangat berguna untuk menghilangkan ambiguitas tulisan.

Bagaimana dengan mataair? Apa pertimbangan mendempetkan mata dengan air? Saya sendiri sih pusing melihat dua huruf a berdempetan. 

Nah, kembali ke penyebab postingan ini ada: saya terusik dengan gaya penulisan tersebut. Kenapa? tentu saja karena saya menulis. jadi, tiga belas atau tigabelas?

6 comments:

  1. Saya sampai di sini berkat dua ribu tiga belas.

    ReplyDelete
  2. Berarti yang benar adalah "tiga belas" ?

    ReplyDelete
  3. saya sampai disini karena googling 'dua belas atau duabelas?'

    ReplyDelete
  4. Saya tiga belas, entahlah hahah di kbbi bagaimana ya?

    ReplyDelete