Paint It Red

Lega. Saya baru saja selesai mengedit novel kelima. 

Lima bulan saya menulis secara intens (di sela-sela kegilaan mengajar di kampus, menemani Ballerina, dan menggoda Gendut) sampai-sampai saya berutang banyak review dan sharing proses menulis kepada beberapa teman. Sekarang, saya bisa menghabiskan Desember dengan santai. Saya ingin mengakhiri tahun ini dengan berkumpul sesering mungkin bersama keluarga. Syukurlah, sepertinya, itu bisa terwujud.

Oke, tentang novel ini, saya belum mau bercerita banyak. Ini kontribusi saya untuk proyek terbaru Gagasmedia. Saya sedang berusaha menyelesaikan Afternoon Tea saat dihubungi untuk proyek ini. Karena temanya menarik, dan kebetulan saya punya rencana menulis novel bertema tersebut, dengan senang hati saya ikut serta. Jadi, saya tangguhkan dulu Afternoon Tea untuk menulis yang satu ini (Saat itu, Afternoon Tea hanya kurang empat atau lima bab lagi). 

Judulnya belum ditentukan. Temanya murni cinta. Sudah lama sekali saya tidak menulis sesuatu yang murni cerita cinta dan, rasanya, setiap hari saya merona. Tokohnya dewasa, tetapi kisah ini tetap bisa dinikmati oleh pembaca-pembaca yang lebih muda. Ada sedikit humor (tolong, jangan bayangkan humor ala Raditya Dika). Dan, ada dua latar belakang profesi yang diekspos, tetapi konflik tidak berputar di profesi-profesi tersebut (ingat! konfliknya adalah cinta, cinta, dan cinta).

Sebagai catatan, bagi teman-teman yang pernah membaca Singin' in The Rain di kemudian.com maupun di blog saya, novel ini dikembangkan dari cerpen itu. Yang belum pernah membacanya, mari kita sama-sama menunggu Juni tiba :D.

Ah, ya. Tanpa sadar (oke, tidak benar-benar tanpa sadar, sih), novel ini terhubung dengan Afternoon Tea. Agar mereka terhubung sempurna, saya harus menuliskan satu novel lagi di antara keduanya (oh!). Ini tidak pernah direncanakan karena Afternoon Tea dimaksudkan sebagai novel tunggal. Lagi pula, saya memang belum pernah menulis novel berseri. Hubungan itu terjadi begitu saja dengan cara yang unik, tidak hanya tokoh tertentu pernah muncul di buku lain, tetapi juga saling memengaruhi.

Saya belum tahu apakah hubungan tersebut tetap bisa dipertahankan (dan apakah satu novel penghubung itu akan benar-benar ditulis). Untuk sementara, biarkan saja begitu :p

9 comments:

  1. Wah, keren, Mbak. :)
    Sangat ditunggu Montase-nya. Dan juga Singing in The Rain. ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks ^^. judulnya sih kemungkinan besar bukan Singin' in The Rain :p

      Delete
  2. Saya akan dgn sabar menunggu karya terbaru kaka...
    Semangatt....

    ReplyDelete
  3. Mbak Windryy, aku tunggu novelnyaaa... Hehe.

    ReplyDelete
  4. Aku tunggu novelnya mbak Windry :D
    Oh ya mbak, mau nanya novelnya Orange ama Metropolis masih ada gak ya mbak di jual di toko buku? soalnya mau beli nih, mbak.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk Orange, bisa pesan lewat pemasaran@transmediapustaka.com
      untuk Metropolis, bisa cek di gramedia.com
      semoga bisa segera baca ya :)

      Delete